motivation

computer

News

Manajemen Sakit Hati

Posted by zacktiyan on January 22, 2010 at 1:56 PM Comments comments (2)

Hampir

setiap orang tentu pernah mengalami sakit hati dalam hidupnya. Baik

dalam keluarga, berteman, maupun bermasyarakat. Sebagaimana sifat sedih

dan gembira, rasa yang satu ini adalah suatu kewajaran dalam hidup

manusia. Apalagi, mengingat manusia adalah mahluk sosial, yang dalam

setiap interaksinya tidak lepas dari kekhilafan.

Sebab-sebab datangnya perasaan ini pun bermacam-macam. Dari masalah

sepele hingga masalah besar, dapat menjadi pemicunya. Misalnya berawal

dari perbedaan pendapat, adanya konflik atau ketidakcocokan, hingga iri

dan dengki. Bila perasaan ini dibiarkan terlalu lama bercokol dalam

hati, maka tidak sehatlah hati itu. Pemiliknya pun akan stress dan jauh

dari keceriaan. Lebih jauh lagi, hal itu bisa menjauhkan manusia dari

RabbNya. Na'udzubillaahi mindzaalik.

Bagaimana memenej rasa sakit hati, agar tidak membuahkan dosa dan

azabNya bagi kita sendiri? Allah dan RasulNya telah mengajarkan

kiat-kiat tersendiri yang dapat menjadi penawar, bila diamalkan. Apa

sajakah itu?


1. Muhasabah (Koreksi Diri). Sebelum kita menyalahkan orang

lain, seharusnyalah kita melihat diri kita sendiri. Bisa jadi kita

merasa tersakiti oleh saudara kita, padahal ia tak bermaksud menyakiti.

Cobalah bertanya pada diri sendiri, mengapa saudara kita sampai

bersikap demikian. Jangan-jangan kita sendiri yang telah membuat

kesalahan.


2. Menjauhkan Diri dari Sifat Iri, Dengki, dan Ambisi. Iri,

dengki, dan ambisi adalah beberapa celah yang menjadi pintu bagi syetan

untuk memasuki hati manusia. Ambisi yang berlebihan, dapat membuat

seseorang buta dan tuli. Bila tidak dilandasi iman, seorang yang

ambisius cenderung akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan

ambisinya.

Demikian sifat iri dan dengki. Sifat ini berasal dari kecintaan

terhadap hal-hal yang bersifat materi, kehormatan, dan pujian. Manusia

tidak akan tenang bila dalam hatinya ada sifat ini. Manusia juga tak

akan pernah bisa bersyukur, karena selalu merasa kurang. Ia selalu

memandang ke atas, dan seolah tidak rela melihat orang lain memiliki

kelebihan atas dirinya. Maka hapuslah terlebih dahulu sikap cinta

dunia, sehingga dengki pun sirna.

Rasulullah bersabda, "Tidak boleh dengki kecuali kepada dua orang.

Yaitu orang yang diberi harta oleh Allah, kemudian memenangkannya atas

kerakusannya di jalan yang benar. Dan orang yang diberi hikmah oleh

Allah, kemudian memutuskan persoalan dengannya dan mengajarkannya."

(HR. Bukhari).


3. Menjauhkan Diri dari Sifat Amarah dan Keras Hati. Bila

marah telah timbul dalam hati manusia, maka kadang manusia bertindak

tanpa pertimbangan akal. Jika akal sudah melemah, tinggallah hawa

nafsu. Dan syetan pun semakin leluasa melancarkan serangannya, lalu

mempermainkan diri manusia. Ibnu Qudamah dalam Minhajul Qashidin

menyebutkan bahwa Iblis pernah berkata, "Jika manusia keras hati, maka

kami bisa membaliknya sebagai anak kecil yang membalik bola."

 

4. Menumbuhkan Sifat Pemaaf. "Jadilah engkau pemaaf, dan

suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari

orang-orang yang bodoh." Demikian firman Allah dalam Al-Qur'an Surat

Al-A'raf : 199.

 

Allah sang Khaliq saja Maha Pemaaf terhadap hambaNya. Tak peduli

sebesar gunung atau sedalam lautan kesalahan seorang hamba, jika ia

bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan membukakan pintu maaf

selebar-lebarnya. Kita sebagai manusia yang lemah, tidak sepantasnya

berlaku sombong, dengan tidak mau memaafkan kesalahan orang lain,

sebelum ia meminta maaf. Insya Allah, dengan begitu, hati akan lebih

terasa lapang.

 

Rasulullah bersabda, "Bertakwalah kepada Allah di mana engkau

berada, tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan, niscaya kebaikan

tersebut menghapus kesalahan tersebut, dan pergaulilah manusia dengan

akhlak yang baik." (HR. Hakim dan At-Tirmidzi).


5. Husnudhdhan (Berprasangka Baik). Allah berfirman, "Hai

orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya

sebagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kalian mencari-cari

kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kalian menggunjing

sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging

saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya."

(QS. Al-Hujurat : 12).

 

Adakalanya seorang muslim berburuk sangka terhadap seorang muslim

lainnya sehingga ia melecehkan saudaranya. Ia mengatakan yang

macam-macam tentang saudaranya, dan menilai dirinya lebih baik. Tentu,

itu adalah hal yang tidak dibenarkan. Akan tetapi, hendaknya setiap

muslim harus mawas diri terhadap titik-titik rawan yang sering

memancing tuduhan, agar orang lain tidak berburuk sangka kepadanya.


 

6. Menumbuhkan Sikap Ikhlas. Ikhlas adalah kata yang ringan

untuk diucapkan, tetapi cukup berat untuk dilakukan. Orang yang ikhlas

dapat meniatkan segala tindakannya kepada Allah. Ia tidak memiliki

pamrih yang bersifat duniawi. Apabila Allah mengujinya dengan

kenikmatan, maka ia bersyukur. Bila Allah mengujinya dengan

kesusahannya pun, ia bersabar. Ia selalu percaya bahwa Allah akan

senantiasa memberikan yang terbaik bagi hambaNya. Orang yang ikhlas

akan lebih mudah memenej kalbunya untuk selalu menyerahkan segalanya

hanya kepada Allah. Hanya kepadaNyalah ia mengantungkan harapan.

 

Bila anda sedang dilanda sakit hati, cobalah amalkan kiat di atas.

Insya Allah, beban hati akan berkurang. Dada anda pun terasa lapang.

Insya Allah.


 

Maraji' :

 

- Minhajul Qashidin. Ibnu Qudamah

 

- Minhajul Muslim. Abu Bakr Jabir Al-Jazairi

 

Dari Majalah Nikah-6/I/2002

Semoga Bermanfaat...

Keep positive Thinking


Mau Punya Jantung Sehat? Stop Merokok!

Posted by zacktiyan on January 21, 2010 at 12:10 PM Comments comments (0)

Banyaknya pekerjaan banyak memaksa para karyawan untuk duduk berjam-jam di depan komputer. Tidak hanya karyawan, para pelajar dan mahasiswa pun sudah melakukan hal yang sama. Ada yang mengerjakan tugas, ada pula yang sekedar browsing atau bermain game. Satu kesamaan di antar pengguna komputer tersebut, mereka menggunakan komputer selama berjam-jam tanpa istirahat. Tentu akan sangat buruk bagi kesehatan!

Biasanya, mereka hanya makan agar tidak merasa lapar saja tanpa memperhatikan gizi dari makanan yang mereka santap. Hal tersebut dapat membuat kondisi badan semakin buruk, terutama jantung. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga jantung agar tetap sehat. Ingin tahu tips apa saja yang dapat Anda jalankan? Mari kita simak beberapa tips singkat berikut.

1. Olah raga. Salah satu hal yang paling banyak dilupakan adalah gerak tubuh. Apabila para pecandu komputer sudah duduk terlalu lama, biasanya mereka lupa untuk bergerak. Oleh karena itu, berolah raga lah secara rutin. Jogging di pagi hari atau senam-senam ringan mungkin cocok buat Anda yang kurang memiliki waktu luang.

 

2. Berat badan. Berat badan berlebih merupakan salah satu penyebab tingginya serangan jantung. Kurangi makan makanan ringan terlalu banyak di waktu senggang, karena hal tersebut dapat membuat berat badan Anda cepat naik.

 

3. Makanan. Kontrol lah makanan Anda. Usahakan makan makanan yang sehat. Untuk menjaga jantung agar tetap sehat, usahakan makan makanan yang mengandung Omega 3. Kandungan tersebut banyak ditemukan di ikan. Makanan yang berserat juga dapat membantu jantung Anda. Oleh karena itu, jangan lupa makan sayuran. Kurangi juga makan makanan yang banyak mengandung kolestrol. Anda bisa mencegah tingginya kolestrol di makanan dengan cara makan bawang putih.

 

4. Jangan terlalu stres. Banyak refreshing apabila pekerjaan Anda sudah terlalu “membunuh”. Duduk santai mendengarkan musik, jangan yang terlalu keras, tapi dengarkan musik lembut. Jalan-jalan juga dapat membantu, tapi usahakan jalan ke tempat yang dipenuhi dengan keindahan alam. Jangan jadikan mall sebagai tempat favorit Anda. Kebanyakan belanja mungkin bisa membuat Anda makin stres.

 

5. Jangan merokok!